Ringkasan ceritaDi hutan Banjar hidup seekor babi putih yang bertapa terus-menerus selama puluhan tahun. Ia bertapa karena ingin mempunyai seorang anak perempuan berupa manusia. Pada suatu waktu babi hutan itu pergi ke sebuah lapangan dekat Sungai Citanduy. Di situ ia menemukan air pada sebuah batok kelapa muda. Karena merasa sangat haus, ia minum air itu. Ternyata air itu air seni Prabu Ratu Galuh. Sehingga tak lama kemudian, babi putih itu mengandung. Sesudah sampai waktunya ia melahirkan seorang anak perempuan wujud manusia yang sangat cantik parasnya. Anak itu ada yang namainya Dayang Sumbi atau Nyai Rarasati.
Nyai Dayang Sumbi sesudah besar, ia menanyakan siapa ayahnya kepada ibunya. Semula pertanyaan itu tidak dijawab, tetapi karena ditanyakan berulang-ulang akhirnya diberi tahu juga, yaitu Prabu Ratu Galuh. Nyai Dayang Sumbi bermaksud menghadap Prabu Ratu Galuh, ayahnya.



04.44
jalupangna



